“Kamu
tau, kenapa lelaki dan wanita harus berjalan bersama dengan tujuan yang sama?”
“Mungkin
karena dengan itulah, kehidupan akan tetap berlangsung”
“Bagaimana
jika kedua orang itu harus kembali berjalan sendiri-sendiri?”
“Pastinya
kehidupan mereka akan berubah”
“Menurut
kamu, kalau dua orang itu sudah berubah jalan, mungkin tidak mereka akan
bertemu lagi?”
“Ya
enggak lah, mereka sudah berjalan berbeda arah, tujuan mereka pasti sudah
berbeda, bagaimana mungkin mereka bertemu lagi?”
“Kenapa
ya dua orang yang berjalan udah lama, bersama, tiba-tiba mereka berhenti
berjalan dan memutuskan untuk merubah arah mereka?”
“Mungkin
karena salah satu dari mereka ada yang merubahnya, waktu, keadaan, orang lain
misalnya”
“Bukankah
mereka berjalannya bersama-sama? Bagaimana bisa yang berubah hanya salah satu
dari mereka?”
“Jika
diantara mereka ada yang berubah, pastilah keduanya akan berubah. Berubah karena
perubahan sikap salah satunya atau berubah juga karena pengaruh itu tadi, tapi
mereka nangkep perubahan itu beda-beda. Makanya perubahan mereka gak sama”
“Aku
masih gak paham kenapa dua orang yang begitu lamanya berjalan bersama, begitu
eratna mereka bergandengan tangan, seolah mereka tak akan berubah arah,
tiba-tiba berhenti. Kira-kira siapa yang memutuskan ingin berhenti?
“Kalo
itu aku gak tahu, karena berhenti tidaknya mereka tergatung dari tujuan akhir
dan seberapa jauh mereka berjalan. Kalo tujuan akhir mereka udah deket dan
tiba-tiba mereka berhenti, pasti mereka udah berjalan terlalu jauh, terlalu
lama dan mereka ingin berhenti, mungkin istilahnya capek”
“Waktu
bisa aja ngerubah orang ya ternyata”
“Iya,
bukan cuman waktu, tapi orang itu sendiri yang juga ingin merubah jalannya.”
“Ardi?”
“Iya
Sayang?”
“Kamu
gak akan kaya gitu kan?”
“Aku?
Hhehe. Aku emang udah lama sama kamu, tapi ketika aku ingin memutuskan berjalan
sama kamu, aku sudah tau jalan mana yang akan aku tempuh dan aku juga udah tahu
arah mana yang sedang kamu ambil. Berubah, pasti lah orang itu akan berubah
seiring berjalannya waktu, keadaan sekitar, dan orang lain yang ingin ngerubah
aku, tapi perubahan itu tetep sama, aku berubah menjadi lebih baik karena waktu
ku, keadaan ku, dan kamu yang udah ngerubah aku jadi lebih baik. Kalaupun
tujuan akhir ku ternyata berbelok arah dengan tujuan akhir kamu, maka aku siap
untuk merubah tujuan akhir ku sama dengan tujuan kamu, karena bagaimana jalan
ku, kamu lah tujuan ku.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar