Labels

Kamis, 04 Desember 2014

Jatuh Cinta?

Bukan tentang mencintai, tapi tentang jatuh cinta.
Entah bagaimana roda perputaran hidup, dimulai dari mencintai atau jatuh cinta. Yang aku tau adalah aku hanya bisa jatuh cinta. Jatuh cinta pada setiap inch dari dirinya.
Kata orang jatuh cinta itu indah. Berjuta rasanya.
Memang. Aku merasakan demikian. Jatuh cinta kepadamu membuat ku yakin.
Jatuh cinta sangatlah indah, bermilyar rasanya.
Tapi aku hanya bisa jatuh cinta.
Apa yang salah dengan jatuh cinta?
Tidak ada yang salah dengan jatuh cinta menurutku.
Bagaimana bisa, perasaan sebahagia ini bisa disalahkan.
Hanya dengan melihat wajahnya bisa membuat kita semangat untuk mengerjakan hal yang mungkin kita yakini kita takkan bisa lakukan.
Hanya dengan melihat senyum manisnya, bibir ini tak pernah berhenti mengikuti alur bibirnya. Senyum manisnya melupakan segalanya. Apa yang salah dengan jatuh cinta?
Dengan jatuh cinta, aku bisa merasakan perasaan yang tak menentu, perasaan yang hanya berisi tentang dia, dia, dan dia.
Sungguh memang benar, jatuh cinta bertriliyun rasanya.
Jatuh cinta membantu mengikis waktu supaya lebih cepat bertemu dengannya. Jatuh cinta...
Entah kenapa jatuh cinta dengannya begini rasanya.
Apa yang salah jika jatuh cinta pada seseorang yang tak mengetahui bahwa kita jatuh cinta kepadanya?
Apa yang salah dengan jatuh cinta?
Aku tahu jika perasaan seindah ini akan menjadi lebih indah jika kita jatuh cinta pada orang yang jatuh cinta pada kita juga.
Jatuh cinta.......
Aku jatuh cinta denganmu, bukan tanpa alasan.
Aku jatuh cinta denganmu karena aku yakin, cinta takkan pernah salah melabuhkan perasaannya.
Tapi apa yang salah jika aku jatuh cinta denganmu?
Jika dengan jatuh cinta denganmu aku bisa sebahagia ini, apa yang salah dengan jatuh cinta?
Kata orang jatuh cinta itu indah, namun sekarang bagiku jatuh cinta itu menyedihkan.

Karena aku hanya merasakan jatuh cinta. Jatuh cinta diam-diam. Kini berubah menjadi mencintaimu dalam diam.