bagiku, keadaan yang setiap orang rasakan akan berbeda meskipun kelihatannya sama kejadiannya.
aku tak yakin mereka merasakan apa yang ku rasakan.
aku kehilangan seseorang yang begitu ku cintai, selama hampir setengah hidup ku, ku lalui bersamanya. kini Ia hilang, berada di suatu tempat, berada disuatu hati yang lain.
hati ini sungguh tak mengerti apakah terlalu sempitkah sehingga Ia pergi ke hati yang lain?
Everybody loves the things you do
From the way you talk
To the way you move...
Everybody here is watching you
'Cause you feel like home
You're like a dream come true
But if by chance you're here alone
Can I have a moment?
Before I go?
'Cause I've been by myself all night long
Hoping you're someone I used to know
You look like a movie
You sound like a song
My God
This reminds me, Of when we were young
dari setiap langkah kaki membawanya, dari setiap pandangannya, aku tak pernah mengira hatinya kan terbawa pada langkah dan pandangannya. aku tak pernah mengira dia berjalan dengan hatinya. hati yang telah dititipkan denganku, Ia bawa pulang ke kotanya, kota dimana Ia harus memperjuangkan masa depannya.
Ia kadang kembali ke kota membawa hatinya, tetapi Ia kembali ke kotanya dengan hatinya pula, tak Ia tinggalkan lagi bersamaku. entah Ia lupa atau Ia tak ingin, entah Ia sengaja atau Ia takut menitipkan hatinya padaku, yang sudah separuh kehidupannya Ia selalu titipkan kepadaku.
setiap perubahan yang Ia berikan, setiap Ia menunjukkan betapa hangatnya peluknya, setiap Ia datang dan pergi dengan hatinya, tak sedikitpun ku merasa akan kehilangan tempat nyaman ini. nyaman yang ku harap tak pernah pergi dan selalu nyaman.
kamu pergi, dan aku masih ingat segalanya. disaat matahari bersinar dan tenggelam, akupun ingat setiap kenangan yang kita rangkai.
kini saat segala sudah berubah, takkan ku berusaha mengubah yang telah terjadi.
jika memang...jika memang kehidupan kita berbeda arah dan tujuan, kini aku pun mengerti.
hati tak layak untuk dititipkan. hati ini hanya layak tuk di cintai, dalam setiap do'a dalam setiap sujud.
aku telah mengerti, kita tak di ciptakan bersama sampai akhir, kita hanya dipertemukan untuk saling menjaga, melengkapi, memberi tawa dan akhirnya memberikan kesedihan.
untuk setiap sedih yang kini kau berikan, aku takkan menyangkal kesedihan ini karena ku yakin Tuhan memberikan tawa dan sedih sebagai pasangan yang ideal,
Tuhan mempertemukan aku dan kamu bukan sebagai pasangan ideal.
aku telah mengerti, kita tak di ciptakan bersama sampai akhir, kita hanya dipertemukan untuk saling menjaga, melengkapi, memberi tawa dan akhirnya memberikan kesedihan.
untuk setiap sedih yang kini kau berikan, aku takkan menyangkal kesedihan ini karena ku yakin Tuhan memberikan tawa dan sedih sebagai pasangan yang ideal,
Tuhan mempertemukan aku dan kamu bukan sebagai pasangan ideal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar