Labels

Jumat, 22 Maret 2013

Trik Move on ku



Ketika aku melihat sekeliling orang yang “terkadang” pernah tersakiti oleh cinta, aku memikir bagaimana keadaan hatiku sekarang, apakah aku baik-baik saja tanpa cinta yang dulu pernah aku banggakan ataukah aku hanya merasa kesepian karena aku sendirian.
Ternyata tidak, aku baik-baik saja. Aku lebih baik dari sebelumnya. Memang butuh proses yang sangat lama untuk memulihkan “baik-baik” saja itu. Setidaknya aku sekarang bisa tersenyum lebar lagi tanpa harus dengan orang yang dulu ku cintai.

Mungkin, ketika baru saja ditinggalkan, akan terasa sangat sulit untuk memulai hal-hal yang biasanya kita lalui dengan orang yang kita sayang mulai dari bangun hingga terlelap lagi dan sekarang kita bangun tanpa ada ucapan selamat pagi darinya dan akan tidur tanpa ucapan selamat malam darinya. Sangat sulit memang menjalani hal-hal baru itu. Mungkin bagi orang lain, aku terlalu lebay ketika aku belum bisa terlelap hanya karena menunggu ucapan selamat malam. Memang begitu adanya. Anggap saja sebagai orang muslim, ketika hendak makan kita belum berdoa, akan terasa aneh kan kita akan makan? Sama halnya seperti itulah aku. Tapi, malam demi malam, aku bisa menjalani malamku tanpa ucapan selamat malam. Ya, karena aku mengucapkannya dalam hatiku sendiri untuk diriku sendiri. Miris. Tapi itulah kenyataan yang harus aku tempuh. Dan aku mulai terbiasa dengan itu.
Dan ketika aku melihat banyak orang mulai tersakiti karena cinta, aku hanya bisa tersenyum. Iya, Tuhan itu adil. Pasti ia akan menurunkan banyak-banyak orang patah hati untuk menemaniku.
Aku sendiri masih heran, kenapa orang yang kita sayangi, kita cintai begitu jahatnya,begitu teganya melihat kita sakit, menangis.. padahal mereka pernah menjelmakan kita sebagai oang yang mereka sayangi, mereka cintai juga dengan memanggil sebutan “sayang” atau “cinta” kepada kita. Apa mereka tak pernah berfikir bahwa menyakiti orang yang kita sayang akan mendapatkan karma?
Sudahlah, tunggu saja karmamu.
 
Aku memang merasa sakit, ketika kamu pergi, memutuskan untuk berhenti mencintaiku tepatnya. tetapi aku berpositive thinking, kalaupun nanti kamu merasa masih membutuhkanku, kamu akan menyesal meninggalkanku. Tetapi kalaupun kamu tidak menyesal sama sekali pergi dariku, maka aku akan sangat bersyukur karena aku telah dijauhkan dari orang yang tidak benar-benar mencintaiku.

Selasa, 25 Desember 2012

change the world

yeah, its my first post when i was became to MAHASISWI. haha
aku sekarang.. bukan, bukan jadi dokter seperti yang kutulis di post dulu, tapi emang alhamdulillah aku masuk di Fakultas Kedokteran Univ Brawijaya. YEAY
jurusan Gizi Kesehatan. hehe..
sekarang? lagi minggu tenang mau UAS. cepet ya, banget.
setelah menjalani berbagai model PK2MU + PK2Maba + Krima. yaa beginilah, sibuk. iya. haha. tapi dulu, skrg? malesnya kumat. kadang sih kumatnya. galaunya juga masih nih. ups
iyaaaaaaaaaa. sekarang aku udah putus tus tus sama Alfian, udah 2 bulan lalu. kenapa? hanya dia dan Allah yang tau. mungkin aku udah gak cantik lagi, mungkin aku udah gak seksi lagi, mungkin aku ......
ya gatau lah, dia yang ngerti maksud dan tujuannya putusin itu gimana.
nyesek? pol. ngemis2 cinta? udah kok. hasilnya? biasa. gak ada progres. yasudah. ini hidupku, nyesek2 sendiri, galau2 sendiri. toh pada akhirnya nanti, Allah akan memberi seseorang yang lebih baik.. kaya pepatah, pacar sekarang harus lebih baik dari pacar yang kemarin. setuju? hahahah
udah? mau nulis apa lagi.... em.. intinya kehidupanku sekarang berubahlah. dulu yang aku males2an, sekarang udah berubah jadi lumayan enggak males. yah meskipun ini mau UAS niat belajar tapi ya malesnya kumat. berubah berubah berubah.
gak boleh galau.. huhuhu.. semangat!!

Minggu, 29 April 2012

KITA MEMANG MUDAH PUTUS



LDR diidentikkan dengan rindu, rindu diidentikkan dengan emosi dan egois itu aja tapi sebab akibatnya bikin ruwet suasana hati, kalo rindu tetep gak bisa ngerti yang di sana karena kesibukkannya bakal mudah jenuh dan kalo udah jenuh terus gak ada solusi buat ngatasinnya itu udah tanda-tanda rusaknya hubungan cuma ada dua pilihan mau ngegantung atau mau sekalian putus, yang ngegantung itu lama kelamaan putus jadi ya Kita memang mudah putus..

Efek putus itu bisa disebabkan ababilitas dari salah satu pasangan, mau itu pihak cowok atau cewek, biasanya kalo putus salah satu dari mereka emang bener-bener lelah sama gak kepastian dan lelah sama menunggu, tapi disaat sudah lelah obatnya adalah kita harus buru-buru ketemuin dia biar gak putus terus dia bisa move on karena banyak yang ngincer di sekitarnya. Sebenernya obat kangen dan lelah itu ya bertemu gak ada kata lain lagi alasan jauh, kan ada celengan nabung kek uang kembalian beli dari supermarket kan ada recehnya nah itu dicelengin sampe penuh terus biar bisa ketemu, kalo nabungnya di ATM gak akan bisa kekumpul karena di mana-mana ada ATM Kios so kalo lagi butuh duit pasti tu ATM Digesek jadi bukan nabung malah nabung bangkrut.

Putus itu bisa kita atasin dari banyak hal dan kita bisa mengerti mengapa dia minta putus mendadak, mungkin dari kesibukkan kita hingga kita tak sempat semenitpun mengabarinya sedangkan dia nungu-nunggu kaya orang bego hapenya sampe bunyi, akhirnya ia lelah dan lelah mengertimu, inget cari pacar yang pengertian itu susah selain kita bisa mengerti sikapnya apa lagi dari kekuranganya, dia udah mau nunggu kamu yang jauh malah kamu anggurin aja. Putus bukan disebabkan lelah menunggu dan misskomunikasi aja, tapi putus juga bisa disebabkan saling tak memahami situasi masing-masing bukan hanya kesibukkan tapi sulitnya mengendalikan emosi saat merindu..

Berantem bukan berarti putus dari pernyataan di atas semuanya gak jauh dari kata berantem hingga muncullah kata yang mudah dan tanpa di alam bawah sadar kita berucap “Kita putus aja yaa, Aku udah cape kaya begini” nah loh, itu kode sebenernya kode mau cepet-cepet kamu ketemuin, makanya sedia payung sebelem banjir, sebelum dia ngambek-ngambek gak jelas mending kamu nabung buat ngatasin sebelum dia bilang putus beneran dan air matanya bercucuran banjir. 

ngutip @LDR

Mempertahankan lebih sulit dari pada menjaganya.


Kebutuhan dalam mencintai hanya ada satu yaitu Percaya, dalam hal ini kita tak mengetahui isi dari semua itu ketentuan hatilah yang berperan penting karena kita mempertahankan dengan kepercayaan sedangkan hati menjaganya dengan baik dan sebaik-baiknya sampe sakit hatipun kita tetep mempertahankannya, Cinta memang hal yang mudah akan tetapi mempertahankannya akan terasa sulit bagi kita karena beberapa faktor dan tujuan, faktor lain karena hati yang ganjen mulai dari kita atau pacar kita, faktor tujuan adalah perbedaanya waktu dan tempat sehingga mudah jenuh dan tujuan sudah mulai berbeda yaitu sulit untuk mempertahankan sehingga mudah putus karena tak mau sakit hati merindu.
Cinta memang mudah dipengaruhi dalam situasi apapun, disaat berpisah dan bersama itu mungkin saja kita bisa berakhir, cinta takkan bisa dipengaruhi ketika kita mencintai dengan kepercayan dan keyakinan bahwa cinta itu akan bersama ketika waktu yang menentukan akan tetapi kita masih bisa memiliki kekhawatiran akan cinta itu yang akan pergi suatu saat tanpa kita ketahui, hal yang membuat kita tak ragu adalah kita tidak bisa menentukan waktu untuk bersama tapi waktu yang menentukan kebersamaan cinta kita. Dari proses waktu tersebut banyak hal yang kita sangat tak kita sukai dan buat kita meragu untuk mempertahankan dan meragu untuk yakin hingga kepercayaan sudah mulai pudar dalam benak kita sebabnya tak lain adalah faktor komunikasi, komunikasi memang berperan penting dalam LDR gak ngasih kabar apa yang di perbuat pacar dia akan menyembah handphonenya mencintai kesepiannya dengan kegilaanya yaitu ngomong-ngomong sendiri sama benda mati sampe diomel-omelin dah itu benda, balik lagi ke komunikasi mengabari pacar adalah hal yang wajib untuk kita lakukan masa iya sibuknya full time tapi semenit gak sempet ngasih kabar atau sekedar bilang “kamu lagi apa.. ?” merhatiin dikit kek “kamu jangan telat makan yaa” mungkin akan terlihat lebai tapi ini faktor hubungan yang bikin awet yaitu perhatian, mau perhatiannya direnggut sama orang di sekitar pacar yang lebih deket dan mudah buat ngegebet pacar yang sendirian di sana, sedangkan kita enggak tau apa yang dilakuin pacar di sana jika kita masih keasikkan dengan kesibukkan kita, mempertahankan perhatian yang membuat kita percaya dan yakin kalau pacar itu bener-bener mempertahankan kita di sana. Semoga bermanfaat.





Ngutip dari @LDR !!

LongDistanceRelationship story


ini Quote dariLong distance relationship

Long distance relationship

Aku tak pernah menyangka akan menjalani hubungan yang seperti ini, memiliki kekasih yang jaraknya tidak bisa diukur lewat tutup pulpen ataupun penggaris, jarak kami begitu jauh dipisahkan oleh lautan dan benua. Kekasihku nan jauh di negeri orang, bukan dia bukan orang indonesia yang sedang menuntut ilmu disana tapi memang dia berkewarganegaraan berbeda denganku. Turki, dia tinggal disana , aku tidak pernah berharap memiliki kekasih yang sangat jauh. Aku hanya melihat hubungan seperti ini di film-film bioskop yang akhirnya mereka bertemu dan menikah. Dalam hubungan kami, kami juga mengarapkan hal seperti itu. Namun kami tau, bahwa tidak mudah untuk melangkah tetap pada porosnya untuk menuju sesuatu yang begitu sakral seperti pernikahan.

Dulu sebelum aku bertemu dengannya, aku hanya memiliki satu akun jejaring sosial yaitu facebook dan kini aku memiliki semua akun yang pernah ada hanya untuk berkomunikasi dengan dia.

Aku ingat sekali berberapa waktu yang lalu saat kami sedang memiliki rasa rindu yang sama kuatnya ada kejadian yang sangat membekas dan tak akan kami lupakan, waktu itu kita sedang ngobrol melalui videocall di facebook, dia menyanyikan sebuah lagu untuk ku namun tiba tiba jaringan sangat jelek, hujan di indonesia dan musim dingin yang teramat dasyat di turki mengganggu koneksi internet kami. Dia terus menyanyi namun aku tidak bisa mendengar suaranya, aku hanya bisa melihat wajahnya kuputuskan untuk berpura-pura mendengar apa yang dia nyanyikan dan selalu tersenyum ke arah kamera. Beberapa hari kemudian dia bertanya padaku apakah aku menyukai lagu yang dianyanyikan tempo hari, “mati gua, apa pula segala nanya lagu” jujur itu yang ada di pikiranku saat itu. Karena aku bingung akhirnya kuputuskan untuk jujur kepadanya. Dia hanya tertawa terbahak bahak mendengar apa yang aku katakan.

Aku tak pernah terpikirkan bisa menjalani hubungan seperti ini, memiliki pacar yang jauh disana membutuhkan kesabaran yang luar biasa ekstra. Mungkin bila kita hanya ldr di pisahkan oleh kota pulsa 25 ribu bisa di pakai 3 atau 4 hari tapi bagiku bisa aku pakai hanya untuk 15 detik. Memang cukup mahal tapi tak sebanding dengan suaranya.

Aku bertemu dia di indonesia ketika ia menjadi mahasiswa pertukaran pelajar. Aku menjalani komitmen yang cukup berat dengannya, bukan hanya jarak, bahasa tapi juga soal keyakinan. Di bulan ke 8 hubungan kami, kami menyadari hubungan ini berjalan ke arah yang lebih serius, ku beranikan berbicara soal keyakinan, ku jelaskan padanya bahwa aku tak bisa memilih pria yang akan menjadi imamku nanti berbeda agama denganku, namun dia hanya diam . mimin tau, kami membicarakan hal se sakral ini hanya melalui skype, memang aneh pembicaraan yang sangat sentimentil ini hanya di lakuakan oleh dunia maya. Namun kami tak bisa berbuat apa apa hanya bisa pasrah dan mensyukuri masih ada jalan untuk kita bertatap muka.

Aku menjelaskan bahwa bagiku agama adalah harga mati yang tak bisa ku ubah, setelah pembicaraan itu berakhir dia menghilang selama 3 hari. Mimin tau rasanya seperti apa tidak di beri kabar selama 3 hari ? mingkin bila dia di satu negara, aku akan menyusul mencarinya namun aku berbeda negara, aku hanya bisa berdoa agar tak terjadi apa apa. Setelah 3 hari dia menghilang dia menghubungiku, saat itu aku sedang berada di kampus, dia menyuruhku menyalakan skype, ku turuti permintaannya. Saat ku buka skype, dia kelihatan berbeda sekali dia memakai jas hitam, begitu sangat tampan . aku bertanya kemana saja selama 3 hari kemarin, dia menjawab memantapkan hati untuk mengambil keputusan. Aku sedih mendengarnya, di fikiranku dia akan meninggalkan ku, aku harus ikhlas . tapi dia berkata lagi, “tata, mau kah kau membimbingku untuk mempelajari agamamu “ tak bisa kulukiskan betapa terharunya hati ini, Malam harinya saat aku sampai ke rumah sehabis pulang kuliah, di rumah ada seorang pria di beranda rumahku berdiri dengan tegap memakai jas hitam yang sama seperti yang di kenakan kekasihku, dia berdiri sambil memegang satu buket mawar berwarna merah.aku berjalan mendekatinya, aku menangis luar biasa senangnya kekasihku datang ke indonesia” tata, maaf aku menghilang selama 3 hari ini, aku melakukan perjalanan panjang dan melelahkan dari turki ke indonesia untuk mengatakan sesuatu, tata mau kah kau menjadi istriku ? menjadi ibu bagi anak-anak ku ? menjadi partner dalam kehidupanku ? dan menjadi tua bersamaku ? bersedia kah kau membimbingku untuk menjadi imam mu ? “
Bagiku penantianku selama ini buakanlah hal yang sia-sia, cemburu kepada hal yang tidak jelas, sangat merana bila sinyal sedang jelek, pulsa modem habis atau account yang tidak bisa di buka. Bagi ku kini semuanya indah.

Mimin mungkin aku sangat terlambat mengirimkan ini, namun aku hanya ingin berbagi bagaimana bahagianya memetik buah dari kesabaraan.

Desember tahun ini aku akan menikah, doakan aku ya mimin..

delia nanda ~ deliananda4@gmail.com

Minggu, 18 Maret 2012

Last Pretense

aku tak bisa menghadapimu
percakapanmu dan pandanganmu
karena hatimu yang telah pergi
kebekuanmu melumpuhkanku

berpura-puralah
kau masih sehati
karena slama ini
kau lah yang aku cari

kekhilafkanku hantarkan kita
didua alam yang jauh beda
nafas terakhir perjuangan kita
akhiri dengan nada yang indah

cobalah kau bertahan
sampe waktunya datang

seakan tak kalah
kau tetap disini
karena slama ini
karena slama ini
kau lah yang aku cari

Tekanan Batin

Kenapa aku tanya ke kamu, apa akmu pernah mencintai orang secinta-cintanya?
karna aku pengen tau perasaanmu ke mantan-mantanmu.
Aku pengen tau hidupmu dulu. tapi slalu aja kamu gak pernah mau ungkit-ungkit masalalu.
sedangkan aku? kamu slalu maksa aku buat terbuka. buat jujur semua ke kamu.
tapi malah apa? aku kemakan omonganku sendiri sampe-sampe kamu marah kaya gini.
iya aku tanya, pernah gak kamu merasa cinta secinta-cintanya ke orang? karna aku merasakan itu!!
iya, SAMA KAMU!
bodohnya kamu slalu gak pernah mau tau, siapa yang bikin mbulet?
kamu sendiri. kamu terlalu memandang aku rendah.
nyesel aku udah bikin pertanyaan bodoh kaya gitu. dan pada akhirnya GAK ADA SATUPUN JAWABAN DARI KAMU!!
justru kamu malah nyalahin aku terus!
oh, kamu bukan nyalahin, iya apa terserah!
yang penting aku merasa kamu gak pernah anggep aku ada, kamu gak ngerti perasaan ku kamu giniin.
aku udah terlalu jujur ke kamu.

kepingan hati mulai berserakan, jauh, teserak jauh tak bisa menyatu
entah hilang, entah musnah, hati ini sudah tak punya rasa
kenapa? karna tersayat belati manis yang hanya akan mengiris
tak apa. aku masih punya organ lain jika memang hati tak bisa terselamatkan
aku masih bisa hidup. bernafas, segar.
menyianyiakan udara pagi yang masih sejuk suatu kebodohan yang takkan ku lakukan
aku baik baik saja.